Jenis-jenis Penyakit Kista Ovarium yang Sifatnya Jinak

Leave a comment

Kista ovarium (indung telur) merupakan tumor jinak berupa kantong abnormal berisi cairan/campuran dengan bagian padat yang tumbuh dalam indung telur (ovarium). Kista ovarium sering kali tanpa gejala, terutama bila ukurannya masih kecil. Bila kista semakin membesar, barulah muncul rasa tidak nyaman.

Gejala umum yang biasa dirasakan oleh penderita kista ovarium diantaranya yaitu sering buang air kecil, panggul terasa nyeri, perut kembung dan perubahan siklus menstruasi.

Untuk memudahkan penanganan dan mendapatkan penanganan dini, alangkah baiknya anda para wanita mengetahui berbagai jenis-jenis penyakit kista ovarium yang sifatnya jinak. Berikut ini sajian artikelnya.

Jenis-jenis Penyakit Kista Ovarium yang Sifatnya Jinak

jenis kista ovarium

  • Kistoma ovarii simpleks

Kista yang permukaannya rata dan halus, biasanya bertangkai, sering kali bilateral, dan dapat menjadi besar. Dinding kista tipis berisi cairan jernih yang serosa dan berwarna kuning.

Baca Juga: Alternatif Menyembuhkan Penyakit Kista Tanpa Operasi

  • Kistadenoma ovarii musinosum

Kista ini berisi cairan berupa lendir kental yang lengket. Bentuknya menyerupai ingus tapi sifat pelekatannya mirip kanji. Kista musinosum akan membesar akibat adanya kehamilan.

Penanganan kista musinosum mesti dilakukan dengan saksama agar tidak pecah. Bila pecah, cairan yang mirip lem kanji akan membuat lengket organ-organ di dalam rongga perut. Kondisi ini sangat berbahaya, karena bisa membuat usus saling menempel dan kista semakin sulit diambil.

  • Kista Ovarii Serosum

Kista jenis ini sering berubah menjadi penyakit ganas (kanker). Kista ini berisi cairan bening yang bentuk dan warnanya seperti air perasan kunyit. Bila bersarang di indung telur, kista ini mudah pecah. Proses pembesaran kista serosum sangat dipengaruhi siklus haid. Karena saat haid, terjadi penambahan jumlah cairan dalam indung telur.

Hormon estrogen yang meningkat saat kehamilan juga memicu pembesaran kista. Umumnya, kista berbentuk seperti buah yang bertangkai. Bila kehamilan makin besar, rahim yang membesar karena pertumbuhan janin akan mendesak kista. Akibatnya, bisa saja tangkai kista terpuntir. Efeknya, akan mengalami sakit yang sangat. Sebab itu, begitu ditemukan pada kehamilan di trimester awal, kista harus segera diangkat.

Baca Juga: Produk Kesehatan QnC Jelly Gamat

  • Kista dermoid

Kista ini berbentuk cairannya seperti mentega. Kandungannya tak hanya berupa cairan, tapi juga ada partikel lain, seperti rambut, gigi, tulang, atau sisa-sisa kulit. Kista ini merupakan bawaan sejak lahir dan bisa dialami oleh perempuan maupun laki-laki.

Seperti halnya kista musinosum, penanganan kista dermoid memerlukan kehati-hatian. Bila “meletus”, selain cairannya membuat lengket, isi cairan di dalamnya, seperti rambut, gigi atau tulang, bisa masuk ke perut sehingga menimbulkan sakit luar biasa.

Itulah, jenis-jenis kista pada ovarium yang bisa terjadi. Bila anda menemukan salah satu gejala diatas yang menunjukkan terjadinya suatu penyakit kista, segeralah lakukan penanganan sesegera mungkin, untuk mencegah hal-hal yang lebih fatal.

 

 

| Jenis-jenis Penyakit Kista Ovarium yang Sifatnya Jinak