Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja

Leave a comment

Di Indonesia muncul kecenderungan meningkatnya kehamilan di usia muda yaitu dibawah usia 19 tahun. Hal ini terbukti dari data yang ada, “pada tahun 2002 kehamilan pada usia muda terjadi sekitar 9.3%, lalu 5 tahun berikutnya meningkat menjadi 11.6%”.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Lalu apa faktor yang menyebabkan kehamilan di usia muda? Banyak faktor yang menjadi permasalahannya, seperti: terjadinya kecelakaan atau kehamilan yang tidak di inginkan, faktor ekonomi sehingga menuntut anak dibawah umur untuk segera menikah dan ada yang membiayai hidup mereka, lalu pendidikan yang rendah atau pun faktor orang tua yang kolot (menikahkan anak di usia yang sangat dini).

Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja

kehamilan usia muda

Menurut ahli medis, pernikahan dan kehamilan di usia muda memiliki risiko yang berbahaya. Berikut dibawah ini risiko kehamilan di usia remaja:

  • Rusaknya Organ Reproduksi

Banyak pihak medis mengatakan bahwa organ reproduksi terutama organ reproduksi anak gadis remaja belum siap untuk melakukan hubungan intim dan juga belum siap untuk mengandung. Jika hal itu terjadi, medis mengatakan kemungkinan buruknya adalah bisa terjadi keguguran secara berulang-ulang karena kondisi rahim yang belum siap. Tidak hanya itu saja, keguguran yang berulang bisa menyebabkan rusaknya organ reproduksi wanita sehingga kemungkinan untuk bisa menggandung kembali sangat nihil.

  • Keguguran

Hal ini disebabkan karena rahim wanita yang masih muda belum siap dan belum matang untuk menerima kehamilan. Akibatnya, terjadilah keguguran.

  • Cacat Fisik

Hal ini bisa saja terjadi dikarenakan sel teur wanita muda dibawah 20 tahun belum terbentuk dengan sempurna sehingga ketika sel telur dibuahi maka akan mengakibatkan kecacatan terutama cacat fisik bagi janinnya kelak.

  • Kanker Serviks

Hal ini terjadi diakibatkan hubungan seksual saat masih muda bisa menyebabkan leher rahim terkena virus. Virus tersebut bisa berubah menjadi kanker serviks terutama virus yang tidak segera diobati.

  • Mudah terkena infeksi

Organ reproduksi yang masih belum siap untuk melakukan hubungan seksual bisa menyebabkan organ reproduksi tersebut mudah terkena infeksi. Terlebih lagi ditunjang dengan faktor rendahnya ekonomi, stress dan perawatan organ reproduksi yang belum banyak dipahami bisa menyebabkan wanita mudah terkena infeksi apalagi saat wanita tersebut terkena nifas. Banyak bakteri bisa masuk ke dalam organ reproduksinya dan menimbulkan infeksi.

  • Kurangnya perawatan kehamilan

Tingkat pendidikan yang rendah bisa menyebabkan gadis muda yang sedang hamil kurang dalam merawat kehamilannya terutama di saat awal-awal kehamilannya.

  • Hipertensi atau darah tinggi

Tekanan darah tinggi adalah pemicu timbulnya pre eklamsia, sehingga remaja muda yang hamil sangat rentan untuk bisa terkena pre eklamsia. Pre eklamsia bisa disebut kombinasi dari penyakit darah tinggi,darah tinggi juga bisa menyebabkan terjadinya komplikasi kehamilan. Misalnya saja ibu muda mengalami gangguan jantung, kolesterol dan masih banyak lagi penyakit lainnya.

  • Prematur

Usia kehamilan yang matang adalah antara 38 minggu sampai dengan 40 minggu, sedangkan remaja yang mengalami kehamilan sangat rentan untuk melahirkan di usia sebelum 37 minggu. Penyebabnya adalah kondisi rahim yang masih belum siap untuk mengandung membuat bayi tersebut dilahirkan premature.

Baca Juga: Cara Mengobati Kista Ovarium DenganĀ Ramuan Benalu Teh

Bayi yang dilahirkan secara prematur akan memiliki berbagai macam masalah kesehatan diantaranya adalah masalah di sistem pencernaan, masalah di pernafasan karena paru-paru yang belum berkembang, syaraf mata yang belum berkembang secara sempurna sehingga penglihatan tergenggu juga masalah kesehatan yang lainnya.

  • Kematian

Tidak hanya berdampak pada janin yang dikandungnya saja, hamil di usia yang sangat muda bisa menjadi penyebab kematian sang ibu. Kematian di usia yang masih sangat muda bisa disebabkan oleh pendarahan dan juga terkena infeksi. Organ reproduksi yang belum siap untuk hamil dan juga melahirkan bisa menjadi penyebab kematian bagi ibu.

Itulah beberapa risiko akibat hamil di bawah usia 20 tahun. Dengan demikian, bila anda berkeinginan untuk mendapatkan momongan maka tunggulan hingga usia anda benar-benar matang dan aman untuk mengalami kehamilan. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah menyimak.

| Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja

Leave a Reply