Pengertian dan Gejala Kista

Leave a comment

Kista? Tahukah anda apa itu kista? Kista dianggap penyakit berbahaya bagi wanita, karena penyakit ini dapat menyerang organ reproduksi wanita. Kista merupakan tumor jinak yang paling sering ditemui. Bentuknya kistik, berisi cairan kental dan ada pula yang berbentuk anggur. Kista juga ada yang berisi cairan, udara, nanah ataupun bahan-bahan lainnya.

Baca Juga: Manfaat QnC Jelly Gamat

Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal disekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Itulah mengapa tumor jinak relatif mudah diangkat dengan jalan pembedahan dan tidak membahayakan kesehatan penderitanya.

Berdasarkan tingkatannya, kista dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Non-neoplastik yang sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2 hingga 3 bulan.
  2. Kista neoplastik yang pada umumnya harus dioperasi, namun hal itu tergantung pada ukuran dan sifatnya.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista Pada Wanita

Kista, selain dapat tumbuh pada organ ovarium, kista juga dapat tumbuh di vagina dan daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan). Kista yang tumbuh di daerah vagina antara lain inklusi, duktus gartner, endometriosis dan adenosis. Sedangkan kista yang tumbuh di daerah vulva antara lain pada kelenjar bartholini, kelenjar sabasea serta inklusi epidermal.

Istilah-istilah Lain yang Seringkali Membingungkan dengan Kista

Gambar Kista
Gambar Kista
  • Abses

Merupakan kantung yang diselubungi membran seperti kista, hanya saja abses berisi nanah. Abses terjadi karena adanya suatu infkesi sedangkan kista bukan infeksi. Namun, bila kista terinfeksi bakteri dan berkembang nanah, maka kista akan menjadi abses. Abses umumnya bersifat nyeri dan teraba panas, sedangkan kista tidak nyeri dan tidak panas.

  • Jerawat

Terjadi akibat kelainan kulit yang muncul akibat sumbatan kelenjar minyak. Jerawat hanya terjadi pada bagian kulit yang mengandung banyak kelenjar keringat seperti wajah dan punggung. Jerawat biasanya meradang dan tampak kemerahan sehingga menimbulkan rasa nyeri sedangkan kista tidak.

  • Nodul lesi atau popul

Merupakan kelainan kulit dengan konsistensi padat dan umumnya berbentuk kubah. Isi dari nodul lesi ini adalah jaringan kulit.

  • Pseudokista

Menyerupai kista yang biasanya tampak pada pemeriksaan radiologi tetapi sebenarnya tidak memiliki membaran yang sempurna. Pseudokista umumnya terbentuk pada organ dalam tubuh seperti ginjal, pankreas dan mata. Pseudokista terbentuk akibat gangguan pada organ bersangkutan atau bisa juga disebabkan oleh infeksi parasit.

Baca Juga: Penyebab dan Gejala Tumbuhnya Kista Pada Payudara

  • Lipoma

Adalah kantung yang berisi lemak sehingga ada yang mengatakan bahwa lipoma merupakan kista lemak. Pada umumnya, kista berbentuk lebih bulat dibandingkan lipoma dan kista teraba lebih lunak sedangkan lipoma lebih kenyal.

  • Tumor

Adalah pertumbuhan abnormal dari jaringan tubuh. Sehingga, tumor terbentuk dari jaringan tubuh sedangkan kista hanya berupa kantung membran dengan isi cairan.

Gejala Kista

Pada prinsipnya kista hanyalah struktur kantung di organ tubuh. Struktur tersebut bukan infeksi ataupun keganasan sehingga tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, ada juga beberapa gambaran yang membedakan antara kista atau bukan. Berikut ini

  • Masa atau benjolan dengan pertumbuhan yang lambat
  • Tidak nyeri
  • Tidak teraba hangat
  • Dapat berukuran beberapa milimeter hingga sentimeter.

Nah, sekian dulu sajian artikel kami mengenai pengertian dan gejala kista. Semoga bermanfaat dan terimakasih

 

| Pengertian dan Gejala Kista

Leave a Reply