Jenis-jenis Penyakit Kista Pada Pria

Leave a comment

Kista tidak hanya terjadi pada wanita saja namun penyakit kista juga dapat terjadi pada pria. Jika pada perempuan kebanyakan kasus menunjukkan kista terjadi pada indung telur, lain halnya dengan kasus kista pada pria. Pada pria kista muncul tidak pada bagian indung teluar namun dapat muncul pada daerah kulit, usus, dan juga paru-paru bahkan juga otak. Berikut ini jenis-jenis penyakit kista pada pria.

Hati-hati Kista Pada Pria

kista prostat

  • Kista ginjal adalah kista yang terdapat di ginjal. Kista ini biasanya berkaitan dengan penyakit lainnya yang bisa mengganggu fungsi ginjal. Namun, secara umum kista ginjal tidak berkembang menjadi kanker. Seseorang bisa memiliki lebih dari satu kista ginjal. Jadi, jangan berpikiran kista hanya mungkin terjadi di rahim.
  • Kista Paru merupakan pertumbuhan kantung yang tidak normal di sekitar paru-paru. Kantung tersebut bisa berisi udara, cairan, nanah atau juga substansi yang lainnya. Para ahli sudah jauh meneliti sebenarnya ada hubungan gen manusia sendiri dengan bakat tumbuhnya kista. Ada 3 jenis kista paru yang mungkin harus anda ketahui yaitu kista congenital, kista infeksi dan kista neoplastik.
  • Kista otak atau kista arakanoid merupakan jenis kista diotak yang paling sering terjadi. Kista ini terbentu sebagai kelainan bawaan (kongenital) yang berupa suatu kantong atau balon yang berdinding tips dan terisi oleh cairan otak.
  • Kista prostat adalah penyakit prostat umum pada pria dewasa. Terutama terjadi karena kelenjar prostat bawaan atau diperoleh perubahan kistik beberapa pasien yang menderita kista prostat ditemukan dalam pemeriksaan fisik tahunan. Dibandingkan denganpenyakit prostat terkenal lainnya seperti prostatitis, kista prostat sedikit lebih rumit.
    Kista prostat disebabkan obstruksi saluran prostat, hal ini terbentuk karena sekresi penyimpanan hasil prostat. Secara klinis parah tidaknya berdasarkan ukurannya. Seiring dengan bertambahnya sekresi kista, pembesaran bagian lokal prostat atau keseluruhan kelenajr menekan sekitar rektum dan uretra. Bahaya ksita prostat mengakibatkan gangguan buang air besar dan kecil.

Itulah beberapa jenis kista yang mungkin saja menyerang kaum adam. Oleh karena itu, ubahlah gaya hidup anda dengan gaya hidup sehat yang lebih bermanfaat untuk menjaga kualitas kesehatan anda.

 

| Jenis-jenis Penyakit Kista Pada Pria

 

Artikel lainnya

Apa Itu Kista Bartholini ?

Leave a comment

Kista bartholini adalah masalah yang terbanyak ditemukan pada wanita usia reproduksi. Insiden tertinggi timbulnya kista terutama pada usia 20-30. Pada saat wanita berumur 30 tahun terjadi involusio kelenjar bartholini secara perlahan-lahan sehingga kejadian pada wanita berusia 40 tahun ke atas jarang ditemukan. Namun, tidak menutup kemungkinan kista bartholini dapat terjadi pada wanita yang lebih tua atau lebih muda. Kurang dari 2% wanita dapat mengalami kista atau abses bartholini pada suatu periode kehidupannya.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Kelenjar bartholini dinamakan juga glandula vestibularis mayor yang memiliki panjang saluran 1-2 cm dan bermuara di kedua sisi bibir kemaluan. Saluran pada kelenjar bartholini rentan terhadap infeksi. Karena bentuknya yang pendek dan sempit. Infeksi biasanya disebabkan karena bakteri terutama Neisseria gonorrhoeae tetapi dapat pula ditemukan infeksi sekunder oleh bakteri streptococcus, Staphylococcus atau E. Coli. Kista bartholini terjadi ketika kelenjar mengalami infeksi atau peradangan yang menyebabkan sumbatan sehingga cairan lendir yang bercampur dengan nanah akan berkumpul dan membentuk sebuah kantung kista. Abses dapat terjadi jika kista mengalami infeksi, abses bartholini dapat disebabkan oleh sejumlah bakteri. Ini termasuk orgasme yang menyebabkan penyakit menular seksual seperti Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrheae. Umumnya abses ini melibatkan lebih dari satu jenis organisme.

Infeksi pada kelenjar bartholini paling banyak disebabkan Neisseria gonorrheae yang ditularkan melalui kontak alat kelamin. Neisseria gonorrhoeae adalah suatu bakteri yang tumbuh dan berkembang biak dengan cepat di bagian tubuh yang lembab dan hangat seperti cervix, urethra, mulut atau anus. Pada wanita, penyakit ini dapat menyebar ke uretus (rahim) dan tuba falopii (saluran telur) yang apabila tidak diobati dapat mengakibatkan kemandulan.

Tanda dan Gejala Kista Bartholini

kista bartholini

Pada saat terjadi peradangan, maka kelenjar bartholini akan membengkaka, merah dan nyeri tekan. Kelenjar bartholini membengkak dan terasa nyeri bila penderita berjalan dan sukar duduk. Kista bartholini tidak selalu menyebabkan keluhan akan tetapi kadang dirasakan sebagai benda yang berat dan menimbulkan kesulitan pada waktu berhubungan seksual. Tanda kista bartholini yang tidak terinfeksi berupa penonjolan yang tidak nyeri pada salah satu sisi vulva disertai kemerahan atau pembengkakan. Adapun jika kista terinfeksi maka dapat berkembang menjadi abses bartholini dengan gejala klinik berupa:

  • Nyeri saat berjalan, duduk, beraktifitas fisik atau berhubungan seksual
  • Umumnya tidak disertai demam, kecualli jika terinfeksi dengan organisme yang ditularkan melalui hubungan seksual.
  • Pembengkakan pada vulva selama 2-4 hari
  • Biasanya ada secret di vagina
  • Dapat terjadi rupture spontan.

Dianjurkan lakukan pemeriksaan secara medis, bila gejala mulai dirasakan seperti diatas. terimakasih telah berkunjung disitus kami mengenai berbagai jenis penyakit kista.

| Apa Itu Kista Bartholini

Artikel lainnya:

Cara Mendiagnosa Kista Hati

Leave a comment

Kista hati adalah salah satu bentuk umum dari kista yang muncul dibagian organ hati dengan kantung yang berisi cairan bening (lendir) maupun hanya berisi udara (kantung kosong). Ukuran kista hati ini bervariasi, mulai dari 2mm sampai lebih dari 20 cm namun kebanyakan kista yang tubuh di hati ukurannya hanya sekitar 2 cm dan sifatnya jinak.

kista hatiiSebagian besar kasus kista hati sifatnya idiopatik (penyebabnya tidak diketahui pasti) namun ahli medis meyakini bahwa pengembangan kista akibat dari bawaan sejak lahir.

Beberapa kista hati disebabkan karena komplikasi berat dari beberapa kondisi medis seperti penyakit polikistik hati (pembesaran hati), kanker hati, fibrosis hati bawaan dan infeski echinococcus.

Kista hati biasanya hadir tanpa gejala sehingga kebanyakan orang yang mengembangkan kista hati ini tidak menyadari kehadiran mereka. Hanya sekitar kurang dari 5% orang dengan kista hati dapat terdeteksi, itupun jika kista berkembang lebih besar atau bila pecah dan terjadi perdarahan. Perdarahan kista ini ditandai dengan nyeri mendadak di perut bagian kanan atas dan beberapa gejala lain yang berhubungan dengan kista liver ini.

Diagnosis kista hati biasanya kebetulan terdeteksi ketika seseorang melakukan tes pencitraan (CT Scan (Computed Tomography) atau prosedur USG perut) untuk masalah perut lainnya.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Karena kista hati tidak mengganggu fungsi normal tubuh, tidak ada metode pengobatan yang signifikan. Sementara dalam kasus kista cukup besar (misalnya lebih dari 3 cm), maka disarankan untuk pemeriksaan khusus untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Gejala Kista Hati

  • Pembengkakan perut bagian atas
  • Nyeri perut
  • Perasaan mual
  • Pecahnya kista
  • Masalah pencernaan
  • Nyeri bahu
  • Pembesaran hati
  • Penyumbatan saluran empedu
  • Infeksi saluran empedu

Oleh karena itu jika anda mengalami gejala diatas dan mencurigai bahwa gejala tersebut merupakan gejala kista hati maka dianjurkan untuk segera berkonsultasi dan mencari nasihat dari dokter anda untuk mendapatkan perhatian medis yang tepat.

| Cara Mendiagnosa Kista Hati

Artikel lainnya

Bahaya Kista Ovarium Pada Masa Kehamilan

Leave a comment

Setiap wanita mempunyai dua indung telur, dimana jika kista ditemukan pada salah satu indung telur maka masih ada kemungkinan untuk bisa hamil pada indung telur yang lainnya. Kista ovarium yang dapat menyebabkan wanita tidak bisa hamil adalah jika kista ovarium tersebut berubah menjadi kanker ovarium yang menyebabkan rahim maupun indung telur harus diangkat.
Lalu, permasalahan apa saja yang akan ditimbulkan jika kista semakin tumbuh besar seiring dengan pertumbuhan janin selama masa kehamilan.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

kista saat hamilSalah satu hal yang dapat memicu bertambah besarnya kista ovarium adalah hormone-hormon pada masa kehamilan itu sendiri. Kista bisa menyebabkan letak janin pada rahim berubah menjadi abnormal. Pada umumnya, memasuki usia kehamilan trimester akhir, posisi janin sudah menuju pada jalan lahir. Namun karena terdesak oleh adanya kista ovarium maka letaknya akan berubah menjadi melintang atau miring. Akibatnya tentu saja bisa mempengaruhi proses persalinan.

Tindakan dengan melakukan pengangkatan kista tergantung pada besarnya kista ovarium dan juga usia kehamilan. Bila saat kista berukuran mencapai 3 hingga 4 cm sudah diketahui keberadaannya maka dapat dilakukan pengangkatan kista dan masa kehamilan juga sudah memasuki usia 14 minggu.

Melakukan pengangkatan kista pada usia kehamilan 14 minggu adalah waktu yang relative aman bagi ibu hamil karena plasenta sudah terbentuk dengan sempurna sehingga bisa mengambil alih fungsi ovarium dalam mempertahankan hormon-hormon di masa kehamilan. Sebaliknya, jika tindakan pengangkatan kista ditunda justru akan berisiko ibu hamil mengalami keguguran jika kista pecah atau terpuntir. Karena, kondisi seperti itu bisa menimbulkan rasa nyeri dan melilit yang amat sangat.

Namun, jika kista ovarium baru diketahui pada masa kehamilan trimester kedua. Sebaiknya ibu hamil melakukan pengamatan terlebih dahulu. Jika ukuran kista tidak bertambah besar maka tindakan pengangkatan kista bisa dilakukan setelah proses persalinan. Terlebih lagi jika masa kehamilan ini adalah yang pertama kalinya bagi ibu hamil dan ingin melahirkan secara normal.

Berbeda lagi tindakannya jika tiba-tiba kista pecah, maka operasi pengangkatan kista harus segera dilakukan. Perlu ibu hamil ketahui, bahwasannya pengangkatan kista ovarium pada masa kehamilan tidak akan mengganggu janin yang akan mengakibatkan keguguran. Karena keberadaan kista ovarium dan janin itu berbeda. Janin bertempat pada rahim sedangkan kista pada indung telur atau ovarium. Tindakan pengangkatan kista dilakukan bertujuan untuk menyelamatkan janin, karena apabila kista tidak diambil maka dapat menyebabkan komplikasi selama masa kehamilan. [sumber: pondokibu.com]

Semoga artikel mengenai bahaya kista ovarium pada masa kehamilan bermanfaat dan menambah pengetahuan. Terimakasih telah berkunjungid situs jenis penyakit kista.

| Bahaya Kista Ovarium Pada Masa Kehamilan

Temukan artikel lainnya

Jenis Penyakit Kista Endometriosis

Leave a comment

Jenis Penyakit kista endometriosis,- Kista Endometriosis merupakan keadaan dimana terbentuknya kista yang tumbuh di permukaan dari ovarium atau menyerang bagian dalam ovarium dan membentuk kista berisi darah yang disebut pula sebagai kista coklat. Kista ini disebut kista coklat karena terdapat penumpukan darah berwarna merah coklat hingga gelap, meskipun ada juga yang tidak memiliki warna atau dikenal nonpigmanted endometriosis. Kista ini bisa berukuran kecil seukuran kacang dan bisa tumbuh lebih besar dari buah anggur.

Kista Endometriosis merupakan jenis kista yang tidak ganas. Meskipun tidak bersifat ganas akan tetapi akan mengganggu kesuburan anda.

Endometriosis dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Endometriosis Internal yaitu adanya jaringan endometriosis yang terdapat di dalam miometrium
  2. Endometriosis Eksternal yaitu adanya jaringan di luar uterus (tuba fallopii, ovarium, kandungan kemih dan permukaan yang terdapat pada rektum).

Penyebab Kista Endometriosis

Penyebabnya tidak diketahui, namun beberapa ahli mengemukakan teori berikut ini:

  1. jenis kista endometriosisTeori menstruasi retrograd (menstruasi yang bergerak mundur). Sel-sel endometrium yang dilepaskan pada saat menstruasi bergerak mundur ke tuba falopii lalu masuk ke dalam panggul atau perut dan tumbuh di dalam rongga perut atau panggul.
  2. Teori sistem kekebalan. Kelainan sistem kekebalan yang menyebabkan jaringan menstruasi tumbuh di daerah selain rahim.
  3. Teori genetik keluarga tertentu memiliki faktor tertentu yang menybebkan kepekaan yang tinggi terhadap endometriosis.

Setiap bulan ovarium menghasilkan hormon yang merangsang sel-sel pada lapisan rahim untuk membengkak dan menebal (sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan). Endometriosis juga memberikan respon yang sama terhadap sinyal ini, tetapi mereka tidak mampu memisahkan dirinya dari jaringan dan terlepas selama menstruasi. Kadang terjadi perdarahan ringan tetapi akan segera membaik dan kembali dirangsang pada siklus menstruasi berikutnya.

Proses yang berlangsung terus menerus ini menyebabkan pembentukan jaringan parut dan perlengketan di dalam tuba dan ovarium serta di sekitar fimbrie tuba. Perlengketan ini bisa menyebabkan pelepasan sel telur dari ovarium ke dalam tuba falopii terganggu atau tidak terlaksana. Selain itu, perlengketan juga bisa menyebabkan terhalangnya perjalanan sel telur yang telah dibuahi menuju ke rahim.

Risiko Tinggi Terjadinya Kista Endometriosis ditemukan pada:

  • Wanita yang ibu atau saudara perempuannya menderita kista endometriosis
  • Wanita yang siklus haidnya 27 hari atau kurang
  • Wanita yang mengalami menarke (menstruasi pertama) terjadi lebih awal
  • Wanita yang biasa mengalami menstruasi selama 7 hari atau lebih
  • Wanita yang mengalami orgasme ketika menstruasi.

Gejala Yang Ditimbulkan

  1. Nyeri perut bagian bawah dan daerah panggul
  2. Menstruasi yang tidak teratur (misalnya spotting sebelum menstruasi)
  3. Kemandulan
  4. Dispareunia (nyeri ketika melakukan hubungan seksual)
  5. Jaringan endometrium yang melekat pada usus besar atau kandung kemih bisa menyebabkan pembengkakan perut, nyeri ketika buang air besar, perdarahan melalui rektum selama menstruasi atau nyeri perut bagian bawah ketika berkemih
  6. Jaringan endometrium yang melekat pada ovarium atau struktur di sekitar ovarium bisa membentuk masaa yang terisi darah (endometrioma). Kadang endometrioma pecah dan menyebabkan nyeri perut tajam yang timbul secara tiba-tiba.
  7. Bahkan kadang tidak ditemukan gejala sama sekali.

Itulah jenis penyakit kista yang satu lagi yang dapat menyerang organ kewanitaan. Maka dari itu, jagalah kebersihan organ intim anda mulai sekarang untuk mencegah terjadinya penyakit kista. Klik Obat herbal QnC Jelly Gamat sebagai salah satu solusi kesembuhan penyakit kista tanpa operasi.

| Jenis Penyakit Kista Endometriosis

 

Simak Artikel Lainnya:

Ramuan Herbal Untuk Menyembuhkan Kista Ovarium

Leave a comment

Kista ovarium adalah penyakit tumor yang tumbuh pada dinding telur akibat terjadinya perubahan kadar hormon yang terjadi selama pelepasan sel telur dari ovarium dan siklus haid yang tidak teratur. Penyakit kista pada umumnya memang tidak berbahaya karena kista merupakan jenis tumor jinak. Namun, walaupun tergolong penyakit tomor jinak, kanker ovarium ini harus segera diatasi untuk mencegah berbagai macam kemungkinan yang dapat ditimbulkannya seperti kista pecah, nyeri haid, pendarahan hingga penyakit yang serius sepeti gangguan kehamilan, infertilitas, terlilitnya batang ovarium sampai kanker endometrium.

Ramuan Herbal Untuk Menyembuhkan Kista Ovarium

kunyit putihAgar seorang wanita terhindar dari penyakit kista ovarium maka penting untuk menjaga berat badan agar tetap ideal dan tidak gemuk khususnya pada daerah perut dengan cara rajin berolaharaga serta diet sehat yaitu mengurangi konsumsi daging. Jika Anda menderita penyakit kista ovarium maka perhatikan cara menyembuhkan kista ovarium dengan ramuan herbal berikut ini:

  • Mahkota Dewa

Caranya:

  • Siapkan 30 gram daun mahkota dewa
  • 5 gram buah mahkota dewa kering
  • 50 gram temu mangga

Campur semua bahan yang telah disiapkan dan rebus dengan 800 cc air. Rebus hingga menjadi 400 cc kemudian saring air rebusan tersebut. Minum secara teratur sebanyak 2 kali dalam sehari.

  • Bahan Benalu teh

Caranya:

Ambil 60 gram benalu yang hidup pada pohon teh, lalu campurkan dengan 30 gram rumput mutiara lalu rebus dengan 800 cc air. Setelah itu, saring air rebusan dan bagi masing-masing 200 cc. Minum secara teratur.

  • Kunyit putih

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Caranya:

Siapkan 10 gram kunyit putih kering, campur dengan tapak liman kering, temu putih dan pegagan kering masing-masing 10 gram serta tambahkan 30 gram cakar ayam yang masih segera. Rebus semua bahan yang telah disiapkan dengan 1 liter air. Rebus hingga air hanya tersisa setengahnya saja kemudian angkat lalu dinginkan dan saring. Minum 3 kai sehari.

  • Bahan Alami Campuran

Caranya:

Dengan mencampurkan 30 gram rumput mutiara dan 5 gram daging buah mahkota dewa kering. Kemudian rebus semua bahan tersebut dengan 600 cc air hingga tersisa setengahnya saja. Minum air rebusan teresebut setelah disaring secara teratur dua kali sehari.

Semoga sajian artikel kami bermanfaat untuk anda. Ramuan Herbal Untuk Menyembuhkan Kista Ovarium.

 

| Ramuan Herbal Untuk Menyembuhkan Kista Ovarium

 

Artikel lainnya:
Jenis penyakit kista
Gejala Penyakit Kista Ovarium

Gejala Penyakit Kista Ovarium

Leave a comment

Kista ovarium merupakan suatu penyakit yang mengintai perempuan. Kista ovarium juga merupakan tumor dari organ ovarium yang didalamnya berisi cairan, cairan tersebut dapat berupa nanah, udara ataupun bahan-bahan lainnya.

Kista adalah sejenis tumor jinak yang sering ditemui pada wanita yang terbungkus selaput semacam jaringan-jaringan. Tumor pada reproduksi wanita atau lebih dikenal dengan kista menyebabkan pembengkakan area yang terkena tumor.

Pertumbuhannya pun dapat dikategorikan tumor ganas dan tumor jinak. Pembesaran kista dan jaringan menyebabkan rasa nyeri bagi penderitanya, dalam kasus tertentu terjadinya rasa nyeri dapat ditimbulkan karena pendarahan di dalam kista atau terpuntirnya kista sehingga mengganggu pembuluh darah sekitar.

Gejala Kista Ovarium

  • gejala kista ovariumPerut merasa tertekan
  • Nyeri panggul ketika bercinta
  • Nyeri panggul pada saat sebelum menstruasi dan sesudahnya
  • Menstruasi tidak lancar, haid juga akan memberikan efek sakit pada perempuan bisa berlangsung lama ataupun sebentar dan terjadinya pendarahan sedikit ataupun pendarahan hebat
  • Perut dan dada mengalami bengkak, terasa kembung dan juga berat
  • Kandung kemih merasa tertekan yang mengakibatkan seseorang harus sering buang air besar atau kecing.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Jika kista ovarium telah membesar, maka akan menunjukkan gejala-gejala tertentu, seperti:

  • Penderita kista ovarium sering buang air kecil yang menjadi penyebabnya yaitu pada saat kista membesar maka kandung kemih akan tertekan yang mengakibatkan kapasitasnya berkurang.
  • Penderita kista ovarium pada perempuan merasakan nyeri panggul ketika menstruasi dan setelahnya.
  • Selain itu, nyeri juga bisa dirasakan jika sedang berhubungan intim dan juga muncul perasaan mual akibat perut terasa begah
  • Selain itu, kadang-kadang kista dapat diketahui setelah perempuan merasakan sakit pada bagian perutnya ketika digerakkan. Ini diakibatkan oleh adanya robekan pada kista, pendarahan ke dalam kista itu sendiri atau kegetegangan. Dan biasanya ketika perut dirasa sakit kemudian penderita melakukan pemerisaan USG dan baru diketahui pada saat pemeriksaan tersebut.

Jika gejala penyakit kista ovarium atau ciri-ciri awal diatas dirasakan, segera hubungi dokter dan lakukan konsultasi secara langsung. Dan kenali juga jenis penyakit kista lainnya.

| Gejala Penyakit Kista Ovarium

simak artikel lainnya: