Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Oleh Wanita

Leave a comment

Gaya hidup sering disebut-sebut sebagai penyebab makin melemahnya daya tahan tubuh wanita masa kini. Mengkonsumsi makanan sembarangan, istirahat yang tidak cukup serta aktifitas yang padat membuat waktu wanita tersita sehingga tidak sempat memperhatikan kondisi kesehatannya. Maka tak heran, banyak masalah serius yang dialami oleh sebagian wanita. Berikut dibawah ini beberapa masalah kesehatan yang sering dialami wanita.

Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Oleh Wanita

Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Oleh Wanita

  • Kanker payudara

Merupakan penyebab kematian terbanyak pada wanita. Kanker payudara disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat. Perubahan gaya hidup yang sehat juga dianjurkan termasuk melaksanakan anjuran memberikan ASI pada bayi ditambah dengan olahraga teratur dan banyak konsumsi sayur dan buah tinggi antioksidan.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

  • Penyakit stroke

Diabetes dan hipertensi adalah dua penyebab paling umum penyakit stroke, namun ada pun beberapa menu makanan yang menyebabkan penyakit stroke, diantaranya yaitu junk food, kurang olahraga, tekanan kerja yang berlebihan dan tidak ada kontrol diet. Pada umumnya, wanita yang sibuk dengan urusan rumah tangga cenderung mengabaikan kesehatannya. Sementara, wanita karir dengan segudang kesibukkan sering tak mendapatkan istirahat yang cukup sehingga menimbulkan masalah seperti hipertensi. Maka karena itu, sebaiknya sempatkanlah untuk melakukan olahraga secara teratur untuk menjaga daya tahan tubuh anda.

  • Polycistic ovarium

Adalah salah satu gangguan yang menyerang endokrin wanita yang mempengaruhi sekitar 5% sampai 10% wanita diusia subur 12-45 tahun. Ini adalah kondisi dimana terdapat kista kecil di ovarium yang dapat mempengaruhi kemampuan wanita untuk hamil.

  • Gangguan gairah seksual wanita (FSAD)

Menurut Dr Rajan Bhonsle, pakar seks dari GS Medical College, Mumbai, mengatakan, pada tahap pertama, wanita bisa menderita dengan hasrat seksual sangat rendah atau sangat tinggi, atau keinginan menyimpang yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara tingkat yang diinginkan oleh pria dan wanita.

Pada tahap kedua, orang bisa menghadapi masalah tubuh tidak menanggapi keinginan seksual. Tidak ada pelumasan, mungkin karena kelenjar terinfeksi atau rusak. Atau mungkin pasangan tidak memberikan foreplayyang tepat untuk wanita karena penetrasi langsung tidak akan pernah bisa menjadi pelumas yang baik. Selain itu, penetrasi menyakitkan mencegah pelumasan juga.

Terakhir, dalam tahap orgasme, jika wanita mengalami masalah pada tahap 1 dan ke 2, wanita tidak akan pernah bisa mencapai orgasme.

Baca Juga: Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

  • Berat Badan Meningkat

Kurangnya berolahraga dan terlalu sering makanan berlemak menjadi pemicu seseoranga mengalami kenaikkan berat badan. Wanita yang sudah menikah disarankan untuk tetap aktif beraktifitas untuk mencegah hal ini terjadi.

Jadi itulah beberapa masalah kesehatan yang sering dialami para wanita. Gimana? Semoga anda bisa mengatasi masalah kesehatan anda dan semoga lekas sembuh. Aamiin

| Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Oleh Wanita

Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

Leave a comment

Payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang harus diperhatikan kesehatannya. Setidaknya ada macam-macam penyebab timbulnya nyeri pada payudara, diantaranya yaitu:

Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

  • Hormon tidak seimbang

Nyeri payudara terjadi karena perubahan hormonal atau ketidakseimbangan dalam tubuh. Siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause merupakan penyebab umum perubahan hormonal pada wanita. Umumnya nyeri pada payudara bisa disebabkan karena berkurangnya hormon estrogen pada tubuh wanita.

Baca Juga: Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

  • Bra terlalu ketat

Memakai bra terlalu ketat dapat menyebabkan nyeri pada payudara. Karena bra yang ketat tidak memberikan ruang payudara untuk bernapas. Atau bisa juga masalah ini terjadi pada wanita yang payudaranya sedang bertumbuh dan ia tidak mengahuinya.

  • Tidak menggunakan bra saat olahraga

Beberapa wanita lebih suka tidak menggunakan bra saat dirumah, termasuk juga saat olahraga di rumah. Padahal ini adalah cara yang salah untuk berolahraga. Karena tanpa bra, tidak ada yang menopang payudara ketika anda melakukan berbagai gerakan dan itu bisa jadi penyebab rasa sakit pada payudara.

  • Kafein berlebihan

Perempuan pecandu kafein cenderung merasakan sakit pada payudara. Karena pada dasarnya kafein memang tidak baik untuk kesehatan, apalagi dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jadi, jika payudara terasa sakit, mungkin anda perlu mengurangi asupan kafein Anda.

  • Efek samping obat

Beberapa obat memiliki dampak buruk pada produksi hormone estrogen dalam tubuh. Padahal hormon ini penting untuk fungsi payudara agar tetap baik. Jika merasa sakit pada payudara, cobalah cek obat-obatan yang sedang anda minum saat itu apakah memiliki efek samping atau tidak.

  • Kista

Apakah anda merasa ada benjolan pada payudara? Jika benjolan ini disertai rasa sakit, anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena bisa jadi itu adalah kista yang menyebabkan payudara terasa sakit. Bahayanya lagi, kista juga bisa berkembang menjadi kanker, maka harus diobati sesegera mungkin.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Nah, setelah anda mengetahui berbagai macam penyebabnya, semoga anda dapat membedakan dan mengklasifikasikan gejala yang yang anda alami sekarang. Semoga catatan ini bermanfaat dan semoga anda lekas sembuh. Aamiin

 

| Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

Inilah Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

Leave a comment

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang rutin terjadi 1x atau 2x dalam sebulan, yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Lalu, apakah berbahaya berhubungan intim di saat menstruasi? Mari kita simak penjelasannya mengenai bahaya berhubungan intim saat menstruasi dibawah ini.

Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

Profesor Ali Baziad, pakar kesehatan kandungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), menjabarkan beberapa resiko tidak baik untuk kesehatan apabila melakukan hubungan suami istri saat wanita mengalami menstruasi, salah satunya adalah Risiko endometriosis.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Endometriosis adalah membaliknya darah menstruasi ke dalam rahim, bahkan organ-organ reproduksi yang lain. Hal tersebut mengakibatkan darah menstruasi lengket dan menempel pada tempat yang tidak seharusnya, dan berkembang menjadi jaringan baru, sehingga menyebabkan rasa nyeri baik saat siklus menstruasi atau saat berhubungan.

Endometriosis akibat berhubungan saat haid juga dapat berkembang menjadi kista yang menyebabkan seorang wanita sulit hamil dan menurunkan kualitas hidup. Selain itu, berhubungan saat haid juga meningkatkan risiko infeksi. Hal ini dikarenakan hubungan intim biasanya akan menimbulkan luka, dan kondisi sperma atau alat kelamin pria yang tidak steril bisa masuk ke dalam tubuh wanita yang sedang menstruasi sehingga menimbulkan infeksi.

Melakukan hubungan intim ketika menstruasi akan menyebabkan luka lebih mudah terjadi. Hal ini dikarenakan, produksi hormon estrogen wanita yang sedang haid menurun, sehingga cairan lubrikasi juga  berkurang, sehingga mengurangi kenyamanan saat berhubungan.

Waktu paling tepat berhubungan suami istri adalah sekitar 14 hari setelah siklus menstruasi dimulai. Hal ini dikarenakan klitoris akan membesar sekitar 20 %, lebih peka terhadap rangsangan, lebih mudah mencapai orgasme, dan tentu lebih minim risiko, kecuali anda yang ingin menunda kehamilan, maka sebaiknya menggunakan pengaman atau kondom.

Baca Juga: Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Penyakit Kista

Tidak hanya itu juga, masih ada lagi beberapa masalah kesehatan bila anda melakukan hubungan intim saat masa menstruasi diantaranya yaitu mudah tertular penyakit, terkena infeksi jamur atau bakteri, menularkan penyakit HIV dan berisiko hamil.

Jadi kami sarankan pada anda untuk tidak melakukan hubungan intim di saat wanita anda sedang haid.

| Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

Ternyata Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Kista

Leave a comment

Perlu anda ketahui khususnya bagi para wanita, ternyata volume darah, warna hingga kandungan dalam darah haid tiap wanita itu berbeda-beda. Siklus haid atau menstruasi merupakan proses alami yang normal dialami oleh hampir semua wanita di dunia.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Indonesia, mengungkapkan bahwa darah haid bisa mengindikasi ada atau tidaknya penyakit dalam tubuh wanita terutama penyakit kista atau endometriosis. Hal ini bisa dilihat dengan adanya serabut saraf pada darah haid ketika siklus menstruasi.

Ternyata Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Kista

dr. Budi Wiweko, SpOG menjelaskan, adanya serabut saraf pada darah haid akan menyebabkan rasa nyeri saat haid. Penelitian ini dilakukan pada pasien muda yang datang ke unit teknologi reproduksi di Klinik Yasmin, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Jakarta.

Dalam penelitiannya dikumpulkan pembalut wanita dan mengambil sampel darahnya. Tidak lebih dari seminggu, hasil laboratorium menunjukkan adanya serabut saraf.

Baca Juga: Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit Serius

Hasil dari penelitian ini sangat bermanfaat, karena juga dapat dilakukan pada perempuan yang belum menikah. Sebab, penyakit kista coklat atau endometriosis dapat ditemukan pada wanita yang sudah memasuki masa pubertas atau pada usia 12 tahun.

Maka dari itu, sudah jelas ternyata darah haid dapat mengindikasi adanya suatu penyakit pada perempuan. Pemeriksaan kandungan darah haid yang mengandung serabut saraf bisa menjadi indikasi adanya kista pada wanita. Maka dari itu, buat para wanita diharuskan untuk selalu jeli dan teliti terhadap kesehatan organ intimnya.

| Ternyata Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Kista

Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit Serius

Leave a comment

Rasa nyeri dan periode haid yang tidak teratur merupakan dua gejala yang berbeda namun kebetulan terjadi dalam waktu yang sama. Bahkan beberapa rasa nyeri tersebut bisa menjadi indikasi awal terjadinya gangguan Organ Reproduksi yang berbahaya. Adapun tiga penyakit serius yang juga sering ditandai dengan sakit perut dan periode datang bulan yang tidak teratur adalah sebagai berikut:

haid tidak teratur

  • Kista ovarium

Kantong berisi cairan yang dapat membesar dalam indung telur. Kista terbagi dua yaitu: kista folikel yang terbentuk apabila proses ovulasi tidak terjadi atau ketika folikel matang pecah dengan sendirinya. Sedangkan kista korpus luteum terjadi ketika kantong tidak diserap kedalam tubuh setelah sel telur dilepaskan. Kemudian, cairan akan mengisi kantong tersebut, akan tumbuh sampai 4 inci dan bisa menyebabkan pendarahan. Kista akan hilang dalam beberapa minggu dan tidak menyebabkan kanker.

Baca Juga: Penyebab Terjadinya Sakit Perut Sebelah Kanan

  • Kanker indung telur

Dianggap sebagai pembunuh tersembunyi karena gejala kanker yang ditimbulkan mirip dengan penyakit lain yang tidak berbahaya. Bahkan jenis kanker ini sering salah didiagnosis sebagai kanker usus besar. Adapun gejala kanker indung telur meliputi rasa kenyang, perubahan siklus menstruasi.

  • Autoimmune oophoritis

Inflamasi pada indung telur yang disebabkan tubuh menyerang selnya sendiri. Inflamasi menghasilkan pengerasan,perusakan, dan menyebabkan hilangnya kesuburan wanita. Kondisi ini juga menyebabkan penurunan produksi hormone pada organ reproduksi wanita. Penyakit ini juga menyebabkan sakit pada perut bagian bawah, lemas, demam, kurang berfungsinya vagina, dan tidak haid. Sampai saat ini belum ditemukan obat imunosupresan untuk kondisi Autoimmune oophoritis.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Nah itulah beberapa penyakit serius yang ditandai dengan haid tidak teratur. Semoga dengan adanya artikel ini, menjadikan anda lebih waspada dan lebih mengetahui mengenai beberapa gejala yang akan ditimbulkan serta mendapatkan penanganan secara dini. Terimakasih

| Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit Serius

Mengetahui Penyebab Terjadinya Sakit Perut Sebelah Kanan

2 Comments

Sakit perut merupakan sebuah gejala dari adanya suatu penyakit yang bersarang didalam tubuh kita. Sakit perut dapat dirasakan beragam-ragam, seperti ada yang tidak mengganggu, kram, hingga rasa sakit tajam yang menusuk, ada juga yang sakit perut perlahan-lahan bisa tidak tertahankan lalu mereda kembali. Kondisi tersebut harus dicermati apalagi bila dibarengi dengan gejala lainnya. Berikut ini penyebab terjadinya sakit perut sebelah kanan.

Penyebab Terjadinya Sakit Perut Sebelah Kanan

nyeri perut bagian kanan

Beberapa kondisi yang umumnya dapat menjadi penyebab sakit perut sebelah kanan, berbeda dengan sakit perut sebelah kiri.

  • Radang usus buntu atau apendisitis

Keadaan ini berlangsung disaat terjadi penyumbatan terhadap usus buntu akibat infeksi, maka berlangsung pembengkakan yg butuh diatasi secepatnya. Apendisitis ditandai dgn rasa sakit perut sebelah kanan bawah yg diiringi bersama mual, muntah, & demam.

Baca Juga: Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja

  • Batu empedu

Batu ini terbentuk di dalam kantong empedu. Ada batu empedu kolesterol & batu empedu pigmen yg berwarna coklat atau hitam. Batu empedu akan menyebabkan rasa sakit kepada perut sebelah kanan atas & terasa menjalar sampai punggung sektor atas, bahu & dada. Terkecuali itu, dapat diiringi gejala mual & muntah.

  • Hepatitis

Rasa sakit di bidang kanan atas perut kepada penderita hepatitis C diduga tentang dgn meningkatnya cairan dalam perut dikarenakan kinerja hati yg menurun & akibat ganjalan dalam pencernaan lemak dari makanan. Sakit perut mampu diiringi gejala-gejala lain, seperti mual, muntah, menurunnya selera makan juga warna feses yg pucat & urine yg berwarna keruh.

  • Kehamilan ektopik

Ialah kehamilan yg berlangsung di luar rahim, kebanyakan di sektor tuba fallopi. Sakit yg dirasakan ialah di bidang bawah perut sebelah kanan, namun bisa pula terasa di sektor kiri. Rasa sakit tergantung terhadap dimana posisi menempelnya sel telur yg telah dibuahi.

  • Kista ovarium

Kista yg terbentuk di dalam rahim yaitu salah satu argumen infertilitas, diluar itu bisa menyebabkan kanker ovarium. Rasa sakit yg dikeluhkan bermacam, sejak mulai dari rasa sakit tingkat menengah sampai tingkat parah kepada perut sebelah kanan sektor bawah. Rasa sakit itu seterusnya sanggup tersebar ke perut sektor bawah & selangkangan atau pangkal paha.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Itulah beberapa kondisi kesehatan yang mampu menimbulkan gejala sakit perut sebelah kanan. Apabila anda menemukan gejala-gejala diatas, segeralah lakukan pemeriksaan untuk mencegah hal-hal yang lebih serius.

 

 

| Penyebab Terjadinya Sakit Perut Sebelah Kanan

Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja

Leave a comment

Di Indonesia muncul kecenderungan meningkatnya kehamilan di usia muda yaitu dibawah usia 19 tahun. Hal ini terbukti dari data yang ada, “pada tahun 2002 kehamilan pada usia muda terjadi sekitar 9.3%, lalu 5 tahun berikutnya meningkat menjadi 11.6%”.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Lalu apa faktor yang menyebabkan kehamilan di usia muda? Banyak faktor yang menjadi permasalahannya, seperti: terjadinya kecelakaan atau kehamilan yang tidak di inginkan, faktor ekonomi sehingga menuntut anak dibawah umur untuk segera menikah dan ada yang membiayai hidup mereka, lalu pendidikan yang rendah atau pun faktor orang tua yang kolot (menikahkan anak di usia yang sangat dini).

Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja

kehamilan usia muda

Menurut ahli medis, pernikahan dan kehamilan di usia muda memiliki risiko yang berbahaya. Berikut dibawah ini risiko kehamilan di usia remaja:

  • Rusaknya Organ Reproduksi

Banyak pihak medis mengatakan bahwa organ reproduksi terutama organ reproduksi anak gadis remaja belum siap untuk melakukan hubungan intim dan juga belum siap untuk mengandung. Jika hal itu terjadi, medis mengatakan kemungkinan buruknya adalah bisa terjadi keguguran secara berulang-ulang karena kondisi rahim yang belum siap. Tidak hanya itu saja, keguguran yang berulang bisa menyebabkan rusaknya organ reproduksi wanita sehingga kemungkinan untuk bisa menggandung kembali sangat nihil.

  • Keguguran

Hal ini disebabkan karena rahim wanita yang masih muda belum siap dan belum matang untuk menerima kehamilan. Akibatnya, terjadilah keguguran.

  • Cacat Fisik

Hal ini bisa saja terjadi dikarenakan sel teur wanita muda dibawah 20 tahun belum terbentuk dengan sempurna sehingga ketika sel telur dibuahi maka akan mengakibatkan kecacatan terutama cacat fisik bagi janinnya kelak.

  • Kanker Serviks

Hal ini terjadi diakibatkan hubungan seksual saat masih muda bisa menyebabkan leher rahim terkena virus. Virus tersebut bisa berubah menjadi kanker serviks terutama virus yang tidak segera diobati.

  • Mudah terkena infeksi

Organ reproduksi yang masih belum siap untuk melakukan hubungan seksual bisa menyebabkan organ reproduksi tersebut mudah terkena infeksi. Terlebih lagi ditunjang dengan faktor rendahnya ekonomi, stress dan perawatan organ reproduksi yang belum banyak dipahami bisa menyebabkan wanita mudah terkena infeksi apalagi saat wanita tersebut terkena nifas. Banyak bakteri bisa masuk ke dalam organ reproduksinya dan menimbulkan infeksi.

  • Kurangnya perawatan kehamilan

Tingkat pendidikan yang rendah bisa menyebabkan gadis muda yang sedang hamil kurang dalam merawat kehamilannya terutama di saat awal-awal kehamilannya.

  • Hipertensi atau darah tinggi

Tekanan darah tinggi adalah pemicu timbulnya pre eklamsia, sehingga remaja muda yang hamil sangat rentan untuk bisa terkena pre eklamsia. Pre eklamsia bisa disebut kombinasi dari penyakit darah tinggi,darah tinggi juga bisa menyebabkan terjadinya komplikasi kehamilan. Misalnya saja ibu muda mengalami gangguan jantung, kolesterol dan masih banyak lagi penyakit lainnya.

  • Prematur

Usia kehamilan yang matang adalah antara 38 minggu sampai dengan 40 minggu, sedangkan remaja yang mengalami kehamilan sangat rentan untuk melahirkan di usia sebelum 37 minggu. Penyebabnya adalah kondisi rahim yang masih belum siap untuk mengandung membuat bayi tersebut dilahirkan premature.

Baca Juga: Cara Mengobati Kista Ovarium Dengan Ramuan Benalu Teh

Bayi yang dilahirkan secara prematur akan memiliki berbagai macam masalah kesehatan diantaranya adalah masalah di sistem pencernaan, masalah di pernafasan karena paru-paru yang belum berkembang, syaraf mata yang belum berkembang secara sempurna sehingga penglihatan tergenggu juga masalah kesehatan yang lainnya.

  • Kematian

Tidak hanya berdampak pada janin yang dikandungnya saja, hamil di usia yang sangat muda bisa menjadi penyebab kematian sang ibu. Kematian di usia yang masih sangat muda bisa disebabkan oleh pendarahan dan juga terkena infeksi. Organ reproduksi yang belum siap untuk hamil dan juga melahirkan bisa menjadi penyebab kematian bagi ibu.

Itulah beberapa risiko akibat hamil di bawah usia 20 tahun. Dengan demikian, bila anda berkeinginan untuk mendapatkan momongan maka tunggulan hingga usia anda benar-benar matang dan aman untuk mengalami kehamilan. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah menyimak.

| Risiko Kehamilan Di Usia Muda atau Remaja