Jenis-jenis Kista Pada Indung Telur

Leave a comment

Kista indung telur merupakan suatu kondisi dimana terdapat benjolan berisi cairan, nanah, darah atau pun padatan di dalam indung telur. Kista ini menimbulkan gangguan endokrin berupa meningkatknya hormon androgen sehingga ovulasi terganggu. Adanya kista juga menyebabkan folikel yang diproduksi indung telur tidak berisi sel telur melainkan hanya berupa cairan. Akibatnya, ovulasi tidak terjadi. Memang penderita kista indung telur biasanya tetap mengalami haid, namun indung telur tidak menghasilkan telur yang matang dan ovulasi.

Baca Juga: QnC Jelly Gamat

Kista indung telur menyebabkan wanita mengalami premenopause, haid tidak teratur, ketidaksuburan, pembesaran indung telur dan rambut rontok. Kista indung telur juga menyebabkan meningkatnya kadar FSH (Follicle-Stimulating Hormone), LH (Luteinizing Hormone) dan hormon estrogen. Sebaliknya kadar hormon progesteron rendah sehingga kadar hormon pria (anddrogen) meningkat.

Kista indung telur ini memiliki beberapa jenis, berikut ini jenis-jenis kista pada indung telur.

Jenis-jenis Kista Pada Indung Telur

jenis kista indung telur

Secara umum kista indung telur disebabkan oleh gangguan pembentukan hormone pada hipotalamus, hipofise dan indung telur itu sendiri. Kista indung telur dapat terbentuk kapan saja, antara masa pubertas sampai menopause bahkan selama masa kehamilan. Berikut ini jenis-jenis penyakit kista indung telur:

  • Kista folikel

Kista ini timbul akibat dari folikel yang tidak berfungsi selama siklus menstruasi. Kista folikel berbentuk kecil sehingga biasanya tidak menimbulkan gejala apa-apa. Kecuali jika pecah atau terpelintir dapat menimbulkan gejala terasa kaku dan sakit hebat di daerah perut bagian bawah seperti serangan appendicitis (radang usus buntu).

  • Kista Lutein

Beberapa kista lutein sering terjadi saat kehamilan. Ada beberapa jenis kista lutein, diantaranya yaitu:

  1. Kista granulosa lutein: Kista ini terjadi dalam korpus luteum indung telur yang fungsional. Kista ini bisa membesar, akbiat dari penimbunan darah yang berlebihan saat fase perdarahan dari siklus menstrasi dan bukan akbiat dari tumor. Kista ini timbul pada permulaan kehamilan dan diambeternya bisa mencapai 5-6cm yang menyebabkan rasa tidak enak di daerah panggul. Apabila pecah, terjadi pendarahan pada satu sisi rongga perut. Pada wanita yang tidak hamil, kista ini akanmembuat menstruasi terlambat yang diikuti dengan perdarahan yang tidak teratur.
  2. Kista theca lutein: Kista ini berisi cairan bening dan berwarna seperti jerami. Timbulnya kista ini berkaitan dengan tumor indung telur dan terapi hormon.
  • Kista polisistik indung telur

Kista ini menyebabkan menurunnnya siklus mensturasi dan terjadi ketidaksuburan (infertilitas, yaitu ketidakmampuan anak setelah hubungan seksual dengan teratur walaupun tidak menggunakan alat kontrasepsi dalam jangka waktu paling tidak selama satu tahun).

Penyakit polisistik indung telur juga merupakan penyebab utama dari abnormalitas endokrin. Pemeriksaan kista indung telur dilakukan berdasarkan gejala dan tanda-tandanya. Pemeriksaan fisik dan beberapa jenis pemeriksaan laboratorium dapat membantu diagnosis dari beberapa jenis kista. Untuk mengkonfirmasi jenis kista indung telur, dokter akan melihat indung telur melalui ultrasound, laparoskopi atau melalui operasi.

Sekian artikel hari ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda.

| Jenis-jenis Kista Pada Indung Telur

Artikel kesehatan

Bahaya Kista Pada Payudara

Apa Itu Kista Bartholini ?

Leave a comment

Kista bartholini adalah masalah yang terbanyak ditemukan pada wanita usia reproduksi. Insiden tertinggi timbulnya kista terutama pada usia 20-30. Pada saat wanita berumur 30 tahun terjadi involusio kelenjar bartholini secara perlahan-lahan sehingga kejadian pada wanita berusia 40 tahun ke atas jarang ditemukan. Namun, tidak menutup kemungkinan kista bartholini dapat terjadi pada wanita yang lebih tua atau lebih muda. Kurang dari 2% wanita dapat mengalami kista atau abses bartholini pada suatu periode kehidupannya.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Kelenjar bartholini dinamakan juga glandula vestibularis mayor yang memiliki panjang saluran 1-2 cm dan bermuara di kedua sisi bibir kemaluan. Saluran pada kelenjar bartholini rentan terhadap infeksi. Karena bentuknya yang pendek dan sempit. Infeksi biasanya disebabkan karena bakteri terutama Neisseria gonorrhoeae tetapi dapat pula ditemukan infeksi sekunder oleh bakteri streptococcus, Staphylococcus atau E. Coli. Kista bartholini terjadi ketika kelenjar mengalami infeksi atau peradangan yang menyebabkan sumbatan sehingga cairan lendir yang bercampur dengan nanah akan berkumpul dan membentuk sebuah kantung kista. Abses dapat terjadi jika kista mengalami infeksi, abses bartholini dapat disebabkan oleh sejumlah bakteri. Ini termasuk orgasme yang menyebabkan penyakit menular seksual seperti Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrheae. Umumnya abses ini melibatkan lebih dari satu jenis organisme.

Infeksi pada kelenjar bartholini paling banyak disebabkan Neisseria gonorrheae yang ditularkan melalui kontak alat kelamin. Neisseria gonorrhoeae adalah suatu bakteri yang tumbuh dan berkembang biak dengan cepat di bagian tubuh yang lembab dan hangat seperti cervix, urethra, mulut atau anus. Pada wanita, penyakit ini dapat menyebar ke uretus (rahim) dan tuba falopii (saluran telur) yang apabila tidak diobati dapat mengakibatkan kemandulan.

Tanda dan Gejala Kista Bartholini

kista bartholini

Pada saat terjadi peradangan, maka kelenjar bartholini akan membengkaka, merah dan nyeri tekan. Kelenjar bartholini membengkak dan terasa nyeri bila penderita berjalan dan sukar duduk. Kista bartholini tidak selalu menyebabkan keluhan akan tetapi kadang dirasakan sebagai benda yang berat dan menimbulkan kesulitan pada waktu berhubungan seksual. Tanda kista bartholini yang tidak terinfeksi berupa penonjolan yang tidak nyeri pada salah satu sisi vulva disertai kemerahan atau pembengkakan. Adapun jika kista terinfeksi maka dapat berkembang menjadi abses bartholini dengan gejala klinik berupa:

  • Nyeri saat berjalan, duduk, beraktifitas fisik atau berhubungan seksual
  • Umumnya tidak disertai demam, kecualli jika terinfeksi dengan organisme yang ditularkan melalui hubungan seksual.
  • Pembengkakan pada vulva selama 2-4 hari
  • Biasanya ada secret di vagina
  • Dapat terjadi rupture spontan.

Dianjurkan lakukan pemeriksaan secara medis, bila gejala mulai dirasakan seperti diatas. terimakasih telah berkunjung disitus kami mengenai berbagai jenis penyakit kista.

| Apa Itu Kista Bartholini

Artikel lainnya:

Cara Mendiagnosa Kista Hati

Leave a comment

Kista hati adalah salah satu bentuk umum dari kista yang muncul dibagian organ hati dengan kantung yang berisi cairan bening (lendir) maupun hanya berisi udara (kantung kosong). Ukuran kista hati ini bervariasi, mulai dari 2mm sampai lebih dari 20 cm namun kebanyakan kista yang tubuh di hati ukurannya hanya sekitar 2 cm dan sifatnya jinak.

kista hatiiSebagian besar kasus kista hati sifatnya idiopatik (penyebabnya tidak diketahui pasti) namun ahli medis meyakini bahwa pengembangan kista akibat dari bawaan sejak lahir.

Beberapa kista hati disebabkan karena komplikasi berat dari beberapa kondisi medis seperti penyakit polikistik hati (pembesaran hati), kanker hati, fibrosis hati bawaan dan infeski echinococcus.

Kista hati biasanya hadir tanpa gejala sehingga kebanyakan orang yang mengembangkan kista hati ini tidak menyadari kehadiran mereka. Hanya sekitar kurang dari 5% orang dengan kista hati dapat terdeteksi, itupun jika kista berkembang lebih besar atau bila pecah dan terjadi perdarahan. Perdarahan kista ini ditandai dengan nyeri mendadak di perut bagian kanan atas dan beberapa gejala lain yang berhubungan dengan kista liver ini.

Diagnosis kista hati biasanya kebetulan terdeteksi ketika seseorang melakukan tes pencitraan (CT Scan (Computed Tomography) atau prosedur USG perut) untuk masalah perut lainnya.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Karena kista hati tidak mengganggu fungsi normal tubuh, tidak ada metode pengobatan yang signifikan. Sementara dalam kasus kista cukup besar (misalnya lebih dari 3 cm), maka disarankan untuk pemeriksaan khusus untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Gejala Kista Hati

  • Pembengkakan perut bagian atas
  • Nyeri perut
  • Perasaan mual
  • Pecahnya kista
  • Masalah pencernaan
  • Nyeri bahu
  • Pembesaran hati
  • Penyumbatan saluran empedu
  • Infeksi saluran empedu

Oleh karena itu jika anda mengalami gejala diatas dan mencurigai bahwa gejala tersebut merupakan gejala kista hati maka dianjurkan untuk segera berkonsultasi dan mencari nasihat dari dokter anda untuk mendapatkan perhatian medis yang tepat.

| Cara Mendiagnosa Kista Hati

Artikel lainnya

Gejala Penyakit Kista Ovarium

Leave a comment

Kista ovarium merupakan suatu penyakit yang mengintai perempuan. Kista ovarium juga merupakan tumor dari organ ovarium yang didalamnya berisi cairan, cairan tersebut dapat berupa nanah, udara ataupun bahan-bahan lainnya.

Kista adalah sejenis tumor jinak yang sering ditemui pada wanita yang terbungkus selaput semacam jaringan-jaringan. Tumor pada reproduksi wanita atau lebih dikenal dengan kista menyebabkan pembengkakan area yang terkena tumor.

Pertumbuhannya pun dapat dikategorikan tumor ganas dan tumor jinak. Pembesaran kista dan jaringan menyebabkan rasa nyeri bagi penderitanya, dalam kasus tertentu terjadinya rasa nyeri dapat ditimbulkan karena pendarahan di dalam kista atau terpuntirnya kista sehingga mengganggu pembuluh darah sekitar.

Gejala Kista Ovarium

  • gejala kista ovariumPerut merasa tertekan
  • Nyeri panggul ketika bercinta
  • Nyeri panggul pada saat sebelum menstruasi dan sesudahnya
  • Menstruasi tidak lancar, haid juga akan memberikan efek sakit pada perempuan bisa berlangsung lama ataupun sebentar dan terjadinya pendarahan sedikit ataupun pendarahan hebat
  • Perut dan dada mengalami bengkak, terasa kembung dan juga berat
  • Kandung kemih merasa tertekan yang mengakibatkan seseorang harus sering buang air besar atau kecing.

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Jika kista ovarium telah membesar, maka akan menunjukkan gejala-gejala tertentu, seperti:

  • Penderita kista ovarium sering buang air kecil yang menjadi penyebabnya yaitu pada saat kista membesar maka kandung kemih akan tertekan yang mengakibatkan kapasitasnya berkurang.
  • Penderita kista ovarium pada perempuan merasakan nyeri panggul ketika menstruasi dan setelahnya.
  • Selain itu, nyeri juga bisa dirasakan jika sedang berhubungan intim dan juga muncul perasaan mual akibat perut terasa begah
  • Selain itu, kadang-kadang kista dapat diketahui setelah perempuan merasakan sakit pada bagian perutnya ketika digerakkan. Ini diakibatkan oleh adanya robekan pada kista, pendarahan ke dalam kista itu sendiri atau kegetegangan. Dan biasanya ketika perut dirasa sakit kemudian penderita melakukan pemerisaan USG dan baru diketahui pada saat pemeriksaan tersebut.

Jika gejala penyakit kista ovarium atau ciri-ciri awal diatas dirasakan, segera hubungi dokter dan lakukan konsultasi secara langsung. Dan kenali juga jenis penyakit kista lainnya.

| Gejala Penyakit Kista Ovarium

simak artikel lainnya:

Perbedaan Antara Kista Dengan Miom

Leave a comment

Perbedaan Antara Kista Dengan Miom,- Organ reproduksi wanita merupakan organ yang sangat kompleks. Didalam organ tersebut sering ditemui kelainan seperti tumor, kista dan miom. Kista dan miom merupakan jenis penyakit yang paling banyak ditemukan di dalam organ reproduksi wanita.

Kista danmiom adalah sama-sama tumor jinak yang membedakannya adalah kista berisi cairan sementara miom adalah daging yang tumbuh. Para dokter belum mengetahui bagaimana kista bisa muncul meskipun diduga karena faktor adanya zat kimia yang mengendap di dalam tubuh, sementara miom terjadi karena faktor hormonal dan gaya hidup.

Banyak wanita kurang menyadari kelainan ini karena dalam kasus yang ringan jenis penyakit kista dan miom tidak disertai dengan keluhan yang berarti. Hal ini membuat penanganan yang dilakukan oleh dokter kadang sudah terlambat karena penyakit yang diderita sudah dalam kondisi lanjut. Selain itu, banyak wanita yang tidak mengetahui dengan baik perbedaan kista dengan miom karena kedua gangguan tersebut memang menunjukkan gejala yang hampir sama. Diagnosa umumnya diketahui setelah melakukan pemeriksaan USG.

Definisi Kista dan Miom

kista
kista

Pemeriksaan kondisi rahim dengan menggunakan USG akan menunjukkan keberadaan dan ukuran kista sertamiom dengan hasil yang akurat. Kemajuan teknologi ini cukup membantu deteksi dini berbagai kelaianan diorgan reproduksi wnaita.

Banyak orang yang menganggap sama kista dan miom. Padahal keduanya sangat berbeda. Berikut ini dua perbedaan kista dengan miom yang paling utama:

  • Kista merupakan jenis tumor jinak yang berisi cairan ataujaringan tubuh seperti tulang lemak, gigi dan rambut yang terbungkus sebuah jaringan.
  • Miom sering disebut sebagai daging tumbuh ang sebetulnya adalah jaringan di otot rahim yang berkembang menjadi tumor jinak.

Besarnya kista dan miom bervariasi mulai dari beberapa gram hingga mencapai 5 kg. Keduanya rentan menyerang wanita yang berusia diatas 30 tahun.

Perbedaan Menurut Lokasinya

Kista:

  • Biasa terdapat dirahim, saluran telur, indung telur, dan juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan).
  • Bisa juga terjadi di bagian tubuh lain seperti gusi.

Miom:

  • Sebagian besar miom tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan.
  • Sebagian kecil lagi tumbuh di leher rahim (miom servik uteri).Bisa menyebabkan infertilitas, karena akan mengganggu masuknya sperma ke rahim.
miom
miom

Perbedaan Menurut Gejalanya

Kista:

  • Nyeri di perut bagian bawah.
  • Nyeri saat haid.
  • Sering merasa ingin buang air besar atau kecil.
  • Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut.

Catatan: ada jenis kista yang tidak memberikan rasa nyeri, sehingga penderita tidak menyadarinya.

Miom

  • Nyeri di perut bagian bawah, atau di sekitar pinggul.
  • Nyeri saat sanggama.
  • Gangguan haid, seperti nyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak, dan haid tak beraturan (sering haid).
  • Perut terasa penuh.
  • Sebagian wanita kadang mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi (ingin pipis terus).

Penyebab

Kista

  • Sampai sekarang belum diketahui pasti, sehingga belum bisa dicari cara pencegahannya. Tetapi diduga, kista disebabkan pencermaran oleh bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, misalnya zat kimia.

Miom

  • Faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun.
  • Faktor-faktor lain seperti ketidakseimbangan emosi, misalnya sering stres, daya tahan tubuh rendah, dan gaya hidup yang tidak seimbang.

Itulah perbedaan antara kista dengan miom. Semoga anda mengetahui jenis penyakit apa yang kini anda rasakan, sehingga mendapatkan pengobatan yang tepat. Aamiin

Baca Juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

| Perbedaan Antara Kista Dengan Miom

Simak Artikel Lainnya:

Penyebab Serta Pemicu Terjadinya Kista Ovarium

Leave a comment

Terdapat beberapa pantangan makanan untuk penderita kista ovarium yang merupakan salah satu langkah awal mencegah penyakit kista yang lebih serius. Selain mengetahui itu juga diperlukan pengetahuan mengenai penyebab serta faktor pemicu terjadinya kista ovarium.

Fungsi normal ovarium adalah untuk menghasilkan telur setiap bulan, selama proses ovulasi. Struktur kista yang disebut folikel terbentuk di dalam ovarium. Folikel pecah ketika telur matang dilepaskan selama ovulasi. Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal dan dapat membentuk kista kecil (lebih kecil dari 4 cm). Ini normal terjadi dan kondisi ini disebut sebagai kista fungsional yang biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Kista ovarium abnormal, sepeprti polycystic ovarian disease dapat terjadi sebagai akibat dari ketidak seimbangan hormon wanita ( estrogen dan progesteron).

Baca juga: Khasiat QnC Jelly Gamat

Sakit atau nyeri ketika haid merupakan hal yang mungkin sudah bias bagi wanita karena mereka akan mengalaminya setiap bulan sesuai dengan siklus haid masing-masing. Banyak wanita yang akrab dengan nyeri haid semacam ini sehingga mereka tidak menganggap sakit atau nyeri haid sebagai hal yang menakutkan apalagi hal yang mengancam kesehatan mereka. Namun, wnaita perlu lebih waspada ketika mereka merasakan nyeri yang luar biasa ketika haid karena hal ini mungkin merupakan gejala kista ovarium yang menjadi momok menakutkan bagi banyak wanita. Nyatanya, ada berbagai penyebab terjadinya kista terutama kista ovarium yang perlu lebih dipahami oleh wanita.

Wanita perlu lebih waspada jika ada keluarga dekat yang pernah mengalami penyakit ini karena ada kemungkinan penyakit ini menurun pada generasi selanjutnya. MEskopun demikian, pola hidup sekarang yang cenderung tidak sehat juga mungkin membawa andil besar sebagai penyebab terjadinya kista ovarium.

Faktor resiko yang menjadi penyebab berkembangnya kista ovarium, diantaranya yaitu:

  • kistaRiwayat kista ovarium terdahulu
  • Siklus haid tidak teratur
  • Perut buncit
  • menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)
  • Sulit hamil
  • Penderita hipotiroid
  • Penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen).

Itulah beberapa poin tentang penyebab serta pemicu terjadinya ksita ovarium. Selain itu, terdapat juga jenis penyakit kista lainnya yang dapat menyerang wanita. Untuk itu, kita harus pandai dan mengetahui cara mencegah penyakit kista karena seperti yang anda telah ketahui bahwa apabila kista menyerang pada orang yang sedang hamil maka akan berpengaruh pada masa kehamilannya. Untuk itu segeralah lakukan penanganan secepat mungkin.

| Penyebab Serta Pemicu Terjadinya Kista Ovarium

Cara Mencegah Penyakit Kista

Leave a comment

Kista termasuk tumor jinak yang terbungkus oleh selaput semacam jaringan. Bentuknya kistik dan ada pula yang berbentuk seperti anggur. Kista dapat berisi udara, cairan kental, maupun nanah. Kumpulan sel-sel tumor itu terpisah dengan jaringan normal disekitarnya dan tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Itu merupakan alasan mengapa tumor jinak relative mudah diangkata melalui pembedahan dan tidak terlalu membahayakan kesehatan bagi penderitannya.

kistaaAdanya kista sering tanpa gejala. Oleh karena itu, diagnosa awalnya agak sulit dilakukan. Beberapa gejala yang dicurigai adalah perut yang agak membuncit, bagian bawah perut yang terasa tidak enak. Kista bila tumbuh secara cepat akan mengganggu orang sehat lainnya. Jika menekan saluran kemih, usus, saraf atau pembuluh darah besar disekitar rongga panggul, tumor akan menimbulkan keluhan seperti:

  • Susah buang air kecih
  • Tidak bisa buang air besar
  • Tungkai merasa kesemutan
  • Kaki sering bengkak.

Karena itu, dibutuhkan cara mencegah penyakit kista, agar terhindar dari jenis penyakit kista yang membahayakan.

Cara Mencegah Penyakit Kista

  • Kurangi makanan yang berkadar lemak tinggi

Konsumsi lemak dalam kuantitas yang besar dapat menyebabkan gangguan hormon dan meningkatkan hormon cortisol. Hormone Cortisol adalah hormonpenyeab stress. Untuk itu, sebisa mungkin jauhi asupan lemak berlebih.

  • Konsumsi Lebih banyak sayur dan buah

Sayur dan buah yang mengandung banyak vitamin dan mineral. Mampu membuat anda meningkatkan stamina tubuh. Selain itu juga dapat menetralisir bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh anda.

  • Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan

Makanan dengan kandungan antioksidan akan melawan radikal bebas. Radikal bebas yang mungkin dihasilkan karena polusi, debu dan bahan kimia lainnya.

  • Menjaga Pola Hidup Sehat

Mejaga pola hidup sehat adalah hal paling penting yang perlu anda budayakan mulai saat ini. Menghindari rokok adalah tugas utama anda dan mulai berolahraga.

  • Riwayat Kista

Anda perlu mengetahui garis keturunan keluarga anda, apakah salah satu dari anggota keluarga anda ada yang pernah mengalami kista atau tidak, jika ya, berarti peluang anda menderita kista cukup besar, namun dengan melakukan pencegahan melalui pola hidup sehat anda berpeluang kecil menderitanya.

  • konsumsi Obat herbal nyata.

Sudah banyak terbukti orang-orang yang mengkonsusmsi obat-obatan herbal  dalam penyembuhan penyakit kista banyak yang berhasil . Anda bisa menggunakan 30 gram daun dewa, 50 gram temu mangga , 5 gram daging buah mahkota dewa kemudian di rebus bersamaan dengan 800cc air hingga tersisa setengah bagian. Minum secara teratur dua kali sehari. Anda juga bisa mengkonsumsi QnC jelly gamat yang dibuat dari ekstrak teripang laut, baca Khasiat QnC Jelly Gamat.

  • Setelah menikah, usahakan hamil segera

Bagi anda yang sudah menikah , segera mungkin mempunyai momongan untuk menghindari terjadinya pembentukan kista yang disebabkan oleh adanya frekuensi menstruasi dan aktivitas hormon.

  • Lakukan Pemeriksaan Medis

Pemeriksaan medis dapat berupa pemeriksaan klinis genekologik, untuk dapat melihat apakah ada gejala yang memungkinkan pembesaran ovarium .  Dapat juga dengan cara pemeriksaan USG bila memang diperlukan bisa juga menggunakan alat Doppler.  Pemeriksaan medis juga bisa berupa petanda tumor dan pemeriksaan dengan menggunakan CT-Scan. Ada cara medis terbaru adalah dengan menggunakan crystal X yang efektif untuk mencegah penyakit kista.

  • Gunakan Pil KB

Kontrasepsi oral atau pil KB ternyata mampu meminimalisir resiko seseorang terkena kista karena mampu mencegah produksi sel telur.

  • Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan

Beberapa kasus penyakit yang berhubungan dengan area kewanitaan. Disebabkan karena infeksi mikroorganisme yang berkembang. Pencegahan sel-sel tumor agar tidak berkembang dapat dilakukan dengan senantiasa membersihkan dan menjaga kelembapan area kewanitaan.

Meskipun masih bisa dilakukan pengangkatan dengan jalan operasi, akan tetapi ada baiknya untuk anda melakukan dan mengetahui cara mencegah penyakit kista karena bagaimanapun hidup sehat merupakan dambaan setiap orang.

| Cara Mencegah Penyakit Kista

Artikel Lainnya: