Manfaat Madu Bagi Penderita Kista Endometriosis

Leave a comment

Kista endometriosis merupakan penyakit yang dipicu oleh pertumbuhan jaringan endometrium di luar rongga rahim. Hal ini dapat menimbulkan rasa sakit, pendarahan yang tidak teratur serta bisa juga menimbulkan kemandulan, Endometriosis apabila dibiarkan tanpa melakukan tindak pengobahan dini akan sangat berbahaya. Maka dari itu, perlu dilakukan pencegahan agar penyakit kista tersebut tidak tumbuh menjadi penyakit yang berbahaya. Pada umumnya, mencegah berkembangnya pertumbuhan jaringan kista biasanya para penderita disarankan untuk mengonsumsi madu.

Madu memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan, diantaranya yaitu air, protein, asam amino, mineral, vitamin, karbohidrat, gula alami, asam organik, dan antioksidan. Berikut ini manfaat madu bagi penderita kista endometriosis

Manfaat Madu Bagi Penderita Kista Endometriosis

manfaat madu untuk penderita kista endometriosis

  • Mencegah kanker

Kandungan nutrisi dan zat yang terdapat pada madu berguna untuk melawan pertumbuhan sel-sel kanker, menjaga stamina tubuh dan juga menurunkan kolesterol tinggi yang terkandung dalam darah. Endometriosis merupakan kelainan atau penyakit di dalam rahim, dengan mengonsumsi madu diharapkan penyakit kista endometriosis tidak berubah menjadi kanker rahim.

  • Mencegah peradangan

Madu mengandung antioksidan dan juga antiperadangan yang berguna untuk mencegah kondisi endometriosis semakin parah. Tidak hanya itu, madu juga memiliki kandungan royal jelly yang biasa digunakan sebagai makanan untuk kesuburan dan juga memperbaiki sistem reproduksi pada wanita.

  • Meningkatkan sistem imun

Madu merupakan jenis makanan organik. Madu tidak memiliki kandungan hormon tambahan sehingga baik untuk dikonsumsi para penderita endometriosis. Madu dapat meningkatkan sistem kekebalan. Hal ini mencegah kemungkinan untuk masuknya penyakit lain pada penderita.

  • Mengurangi rasa sakit gejala endometriosis

Zat antioksidan dan zat antiperadangan pada madu juga berkhasiat untuk mengurangi rasa sakit akibat kista endometriosis. Dengan rutin mengonsumsi madu akan membantu penderita kista mengurangi rasa sakit saat terkena endometriosis.

  • Menambah sel darah merah

Madu juga mampu meningkatkan hemoglobin alasannya karena madu mengandung Fe atau zat besi yang mampu untuk meningkatkan jumlah eritrosit atau sel darah merah. Saat terkena endometriosis wanita rentan untuk terkena anemia.

  • Mengurangi insomnia pada penderita

Insomnia biasa terjadi pada penderita yang mengalami stress dan madu menjadi solusinya, karena madu mampu memberikan efek tenang pada penderitanya.

  • Menguatkan kandungan

Menurut beberapa ahli obat, madu dapat menguatkan kandungan pada penderita endometriosis sehingga mampu mengurangi kemungkinan penyakit ini bertambah parah.

Baca Juga: Bahaya Kopi Bagi Penderita Kista Ovarium dan Rahim

Masih menginginkan pengobatan lain? semoga dengan adanya artikel mengenai manfaat madu ini, Anda bisa mencobanya dengan mengonsumsi madu untuk meredakan rasa sakit dan mengobati kista endometriosis. Selain madu, ada juga obat herbal penyakit kista yang dibuat dari bahan-bahan alami lain.

| Manfaat Madu Bagi Penderita Kista Endometriosis

Tanaman Houseleek Membantu Mengobati Kista dan Fibroid

Leave a comment

Tanaman Houseleek merupakan tanaman pelindung bagi tanaman lain dari serangan hama seperti ulat dan serangga. Houseleek plant merupakan sebutan para peneliti di bidang perlindungan tanaman dan kesehatan. Tanaman houseleek pun kini diyakini dapat dimanfaatkan khasiatnya dalam hal pengobatan penyakit kista dan fibroid. Bagian tanaman yang dimanfaatkan adalah helaian daunnya.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Cara Membuat Ramuan Tradisional Dari Tanamaan Houseleek

Tanaman Houseleek Membantu Mengobati Kista dan Fibroid

Tanaman houseleek yang dianggap liar oleh masyarakat memiliki khasiat yang luar biasa. Tanaman houseleek membantu mengobati kista dan fibroid, serta penyakit jantung. Bahkan, disitus berbahasa inggris menyebutkan bahwa dokter di Rusia telah merekomendasikan tanaman ini sebagai bahan dasar obat dan antioksidan.

Berikut ini cara membuat ramuan tradisional dari tanaman houseleek, yaitu: Potonglah 300 gram daun houseleek menjadi ukuran kecil, tetapi bukan dicincang karena itu dapat membuang-buang sebagian kandungannya. Setelah itu, irisan daun houseleek dicampur dengan 500 gram madu asli. Selanjutnya, biarkan campuran tadi didiamkan selama 2-3 hari sampai mereka seperti tercampur dengan sempurna.

Baca Juga: Jenis Makanan yang Dapat Memperparah Penyakit Kista

Apabila sudah jadi, ambilah ramuan tersebut dan dikonsumsi pertama di pagi hari pada saat perut kosong. Pastikan juga anda tidak makan apa-apa hingga 2 jam berikutnya.

Tidak sedikit orang yang mengkonsumsi ramuan tersebut dimusim dingin. Karena penurunan aktifitas fisik selama bulan-bulan musim dingin lebih banyak zat dan lebih berbahaya terakumulasi dalam tubuh manusia. Ramuan herbal dari tanaman houseleek dan madu sangat bermanfaat untuk merangsang metabolisme dan membersihkan tubuh dari racun.

Sebenernya, tanaman houseleek memiliki khasiat yang banyak seperti tanaman herbal lainnya. Semoga artikel ini membantu anda mendapatkan solusi pengobatan untuk penyakit kista yang anda alami dan semoga anda lekas sembuh dan selalu diberikan kesehatan. Aamiin

| Tanaman Houseleek Membantu Mengobati Kista dan Fibroid

Jenis Makanan Yang Dapat Memperparah Penyakit Kista

Leave a comment

Penyakit kista merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh para wanita, karena dapat mengganggu kesuburan wanita. Hal ini bisa dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat serta konsumsi makanan yang tidak sehat. Untuk itu, anda harus mengetahui jenis makanan sehat dan jenis makanan yang dapat memperparah penyakit kista anda.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Gejala penyakit kista ditandai dengan timbulnya rasa nyeri yang hebat ketika haid, sehingga tidak jarang penderitanya yang jatuh pingsan akibat menahan sakit. Untuk itu, sudah seharusnya kita selalu menjaga kesehatan kita karena ada pepatah yang mengatakan “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Untuk itu, mulailah dari sekarang untuk merubah gaya hidup anda.

Jenis Makanan Yang Dapat Memperparah Penyakit Kista

Jenis Makanan Yang Dapat Memperparah Penyakit Kista

  • Sayuran tauge, kangkung dan sawi putih

Bagi penderita kista, tauge sebaiknya dihindari karena dapat memicu pembesaran sel-sel kista pada rahim anda. Selain itu, sawi putih dan kangkung juga dapat mengurangi efektivitas obat yang anda minum sehingga tidak bereaksi dan membuat kista semakin tumbuh dan berkembang.

  • Buah durian dan anggur

Durian dan anggur merupakan jenis buah-buahan yang mengandung alkohol cukup tinggi sehingga ketika penderita kista memakan buah tersebut, alkohol yang terkandung didalam durian dan anggur akan bereaksi dan membuat kista semakin tumbuh dengan cepat.

  • Soft Drink

Adalah minuman instan yang menawarkan sensasi berbeda dari pada minuman rumahan. Soft drink mengandung bahan-bahan karsinogen seperti soda, alkohol dan bahan pengawet lainnya sehingga dapat memperburuk kista yang anda derita.

  • Daging unggas

Dimaksudkan pada hewan ternak yang menggunakan obat-obatan kimia yang disuntikan pada unggas tersebut sehingga unggas memiliki bobok yang meningkat. Hormon yang disuntikan pada unggas mempunyai pengaruh yang buruk bagi kesehatan manusia.

  • Makanan yang diawetkan

Penderita kista sebaiknya menghindari makanan yang diawetkan seperti mie instans, ikan asin, dll. Karena didalamnya terkandung senyawa kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga: Penyebab Infertilitas atau Ketidaksuburan Pada Wanita

Dengan menghindari jenis makanan diatas, maka itu akan membantu anda dalam mempercepat proses kesembuhan anda. Semoga anda diberikan kesembuhan.

| Jenis Makanan Yang Dapat Memperparah Penyakit Kista

Penyebab Infertilitas Atau Ketidaksuburan Pada Wanita

Leave a comment

Infertilitas atau ketidaksuburan pada wanita diartikan sebagai wanita yang tidak mampu hamil dan melahirkan seorang bayi, meski mereka telah berusaha dengan berbagai cara selama setahun atau lebih.

Sistem reproduksi wanita lebih rumit dibandingkan pria. Pria menghasilkan sperma setiap hari sepanjang hidup mereka, sedangkan wanita hanya menghasilkan satu sel telur matang setiap bulan, itu pun kalau kondisi kesehatan sistem reproduksinya normal. Bahkan pada kenyataanya, kesuburan wanita akan menurun seiring dengan meningkatnya usia mereka.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Infertilitas bisa terjadi pada siapa saja dan disebabkan oleh beberapa faktor seperti kesehatan, genetik, serta tempat tinggal atau lingkungan. Di zaman sekarang ini susah mendapatkan udara segar, sehingga hal tersebut dapat menjadi faktor penyebab ketidaksuburan wanita. Lebih lengkapnya, ini dia penyebab infertilitas atau ketidaksuburan pada wanita.

Penyebab Infertilitas Atau Ketidaksuburan Pada Wanita

Penyebab Infertilitas Atau Ketidaksuburan Pada Wanita

Infertilitas yang dialami pria biasanya berhubungan dengan kualitas sperma. Sementara infertilitas pada wanita sering disebabkan oleh proses ovulasi tidak normal dan adanya gangguan pada organ reproduksi. Berikut dibawah ini beberapa penyebab terjadinya infertilitas pada wanita:

  • Masalah hormon

Dalam situasi dimana terjadi ketidakseimbangan hormonal atau terjadi gangguan dalam proses interaksi antara hormon-hormon tersebut, maka bisa dipastikan ovulasi akan terhambat.

Penyebab utama dari gangguan hormon pada wanita adalah adanya kerusakan pada saraf hipotalamus, terjadi kerusakan pada kelenjar hipofisis atau kemungkinan telah terjadi kegagalan sistem dalam memproduksi sel telur yang matang.

  • Rusaknya ovarium

Salah satu penyebab rusaknya ovarium adalah terjadinya infeksi pada ovarium. Adanya gangguan fisik pada ovarium sudah pasti akan mengganggu proses ovulasi dan bahkan menyebabkan ovulasi gagal, artinya tidak ada sel telur yang dihasilkan. Sehingga, meskipun hubungan seks dilakukan setiap hari, jika tidak ada sel telur yang siap dibuahi maka kehamilan mustahil terjadi.

  • Menopause prematur

Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita-wanita yang aktif berolahraga atau over latihan, tubuh mereka tdak lagi memproduksi sel telur, sehingga pembuahan tidak akan terjadi. Beberapa wanita lain juga mengalami menopause yang terlalu cepat karena masalah genetik.

  • Gangguan Pada Tuba Fallopi

Gangguan pada tuba fallopi menjadi salah satu penyebab infertilitas pada wanita, bahkan di kalangan medis disebutkan bahwa gangguan pada tuba fallopi mempengaruhi 25% tingkat kehamilan.

Penyebab umum gangguan pada tuba fallopi adalah infeksi, pembedahan, masalah pada perut, dan kehamilan ektopik. Kehamilan etopik adalah terjadinya kehamilan di dalam saluran tuba fallopi itu sendiri, yang meskipun jika dapat ditangani dengan baik tetap dapat merusak saluran tuba.

  • Gaya hidup tidak sehat

Merokok dan mengkonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan kemandulan pada wanita. Jenis makanan dan kandungan gizi juga mempengaruhi kesuburan wanita. Dengan mengkonsumsi makanan cepat saji dalam jangka waktu yang lama dapat merusak kemampuan tubuh menghasilkan sel telur.

Terlalu gemuk atau pun terlalu kurus dapat menyebabkan gangguan hormonal pada wanita sehingga menyebabkan ovulasi telat atau bahkan hilang sama sekali.

Baca Juga: Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Oleh Wanita

Kesuburan wanita dapat menurun sebanyak 3% sampai 5% setiap tahunnya setelah usia mereka mencapai 30 tahun dan prosentasenya akan semakin besar setelah 40 tahun. Maka dari itu, jagalah kesehatan sistem reproduksi anda dengan baik.

| Penyebab Infertilitas Atau Ketidaksuburan Pada Wanita

Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

Leave a comment

Payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang harus diperhatikan kesehatannya. Setidaknya ada macam-macam penyebab timbulnya nyeri pada payudara, diantaranya yaitu:

Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

  • Hormon tidak seimbang

Nyeri payudara terjadi karena perubahan hormonal atau ketidakseimbangan dalam tubuh. Siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause merupakan penyebab umum perubahan hormonal pada wanita. Umumnya nyeri pada payudara bisa disebabkan karena berkurangnya hormon estrogen pada tubuh wanita.

Baca Juga: Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

  • Bra terlalu ketat

Memakai bra terlalu ketat dapat menyebabkan nyeri pada payudara. Karena bra yang ketat tidak memberikan ruang payudara untuk bernapas. Atau bisa juga masalah ini terjadi pada wanita yang payudaranya sedang bertumbuh dan ia tidak mengahuinya.

  • Tidak menggunakan bra saat olahraga

Beberapa wanita lebih suka tidak menggunakan bra saat dirumah, termasuk juga saat olahraga di rumah. Padahal ini adalah cara yang salah untuk berolahraga. Karena tanpa bra, tidak ada yang menopang payudara ketika anda melakukan berbagai gerakan dan itu bisa jadi penyebab rasa sakit pada payudara.

  • Kafein berlebihan

Perempuan pecandu kafein cenderung merasakan sakit pada payudara. Karena pada dasarnya kafein memang tidak baik untuk kesehatan, apalagi dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jadi, jika payudara terasa sakit, mungkin anda perlu mengurangi asupan kafein Anda.

  • Efek samping obat

Beberapa obat memiliki dampak buruk pada produksi hormone estrogen dalam tubuh. Padahal hormon ini penting untuk fungsi payudara agar tetap baik. Jika merasa sakit pada payudara, cobalah cek obat-obatan yang sedang anda minum saat itu apakah memiliki efek samping atau tidak.

  • Kista

Apakah anda merasa ada benjolan pada payudara? Jika benjolan ini disertai rasa sakit, anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena bisa jadi itu adalah kista yang menyebabkan payudara terasa sakit. Bahayanya lagi, kista juga bisa berkembang menjadi kanker, maka harus diobati sesegera mungkin.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Nah, setelah anda mengetahui berbagai macam penyebabnya, semoga anda dapat membedakan dan mengklasifikasikan gejala yang yang anda alami sekarang. Semoga catatan ini bermanfaat dan semoga anda lekas sembuh. Aamiin

 

| Macam-Macam Penyebab Timbulnya Nyeri Pada Payudara

Inilah Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

Leave a comment

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang rutin terjadi 1x atau 2x dalam sebulan, yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Lalu, apakah berbahaya berhubungan intim di saat menstruasi? Mari kita simak penjelasannya mengenai bahaya berhubungan intim saat menstruasi dibawah ini.

Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

Profesor Ali Baziad, pakar kesehatan kandungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), menjabarkan beberapa resiko tidak baik untuk kesehatan apabila melakukan hubungan suami istri saat wanita mengalami menstruasi, salah satunya adalah Risiko endometriosis.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Endometriosis adalah membaliknya darah menstruasi ke dalam rahim, bahkan organ-organ reproduksi yang lain. Hal tersebut mengakibatkan darah menstruasi lengket dan menempel pada tempat yang tidak seharusnya, dan berkembang menjadi jaringan baru, sehingga menyebabkan rasa nyeri baik saat siklus menstruasi atau saat berhubungan.

Endometriosis akibat berhubungan saat haid juga dapat berkembang menjadi kista yang menyebabkan seorang wanita sulit hamil dan menurunkan kualitas hidup. Selain itu, berhubungan saat haid juga meningkatkan risiko infeksi. Hal ini dikarenakan hubungan intim biasanya akan menimbulkan luka, dan kondisi sperma atau alat kelamin pria yang tidak steril bisa masuk ke dalam tubuh wanita yang sedang menstruasi sehingga menimbulkan infeksi.

Melakukan hubungan intim ketika menstruasi akan menyebabkan luka lebih mudah terjadi. Hal ini dikarenakan, produksi hormon estrogen wanita yang sedang haid menurun, sehingga cairan lubrikasi juga  berkurang, sehingga mengurangi kenyamanan saat berhubungan.

Waktu paling tepat berhubungan suami istri adalah sekitar 14 hari setelah siklus menstruasi dimulai. Hal ini dikarenakan klitoris akan membesar sekitar 20 %, lebih peka terhadap rangsangan, lebih mudah mencapai orgasme, dan tentu lebih minim risiko, kecuali anda yang ingin menunda kehamilan, maka sebaiknya menggunakan pengaman atau kondom.

Baca Juga: Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Penyakit Kista

Tidak hanya itu juga, masih ada lagi beberapa masalah kesehatan bila anda melakukan hubungan intim saat masa menstruasi diantaranya yaitu mudah tertular penyakit, terkena infeksi jamur atau bakteri, menularkan penyakit HIV dan berisiko hamil.

Jadi kami sarankan pada anda untuk tidak melakukan hubungan intim di saat wanita anda sedang haid.

| Bahaya Berhubungan Intim Saat Menstruasi

Ternyata Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Kista

Leave a comment

Perlu anda ketahui khususnya bagi para wanita, ternyata volume darah, warna hingga kandungan dalam darah haid tiap wanita itu berbeda-beda. Siklus haid atau menstruasi merupakan proses alami yang normal dialami oleh hampir semua wanita di dunia.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kista

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Indonesia, mengungkapkan bahwa darah haid bisa mengindikasi ada atau tidaknya penyakit dalam tubuh wanita terutama penyakit kista atau endometriosis. Hal ini bisa dilihat dengan adanya serabut saraf pada darah haid ketika siklus menstruasi.

Ternyata Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Kista

dr. Budi Wiweko, SpOG menjelaskan, adanya serabut saraf pada darah haid akan menyebabkan rasa nyeri saat haid. Penelitian ini dilakukan pada pasien muda yang datang ke unit teknologi reproduksi di Klinik Yasmin, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Jakarta.

Dalam penelitiannya dikumpulkan pembalut wanita dan mengambil sampel darahnya. Tidak lebih dari seminggu, hasil laboratorium menunjukkan adanya serabut saraf.

Baca Juga: Haid Tidak Teratur Bisa Jadi Tanda Adanya Penyakit Serius

Hasil dari penelitian ini sangat bermanfaat, karena juga dapat dilakukan pada perempuan yang belum menikah. Sebab, penyakit kista coklat atau endometriosis dapat ditemukan pada wanita yang sudah memasuki masa pubertas atau pada usia 12 tahun.

Maka dari itu, sudah jelas ternyata darah haid dapat mengindikasi adanya suatu penyakit pada perempuan. Pemeriksaan kandungan darah haid yang mengandung serabut saraf bisa menjadi indikasi adanya kista pada wanita. Maka dari itu, buat para wanita diharuskan untuk selalu jeli dan teliti terhadap kesehatan organ intimnya.

| Ternyata Darah Haid Menjadi Indikasi Adanya Kista